Sabtu, 11 Februari 2012

Peran Ayah Terhadap ASI

Keberhasilan ibu dalam menyusui bayinya ditentukan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan ibu dalam menyusui adalah keluarga, terutama ayah (suami). Karena ayahlah yang selalu ada di saat istrinya hamil, melahirkan, sampai akhirnya memutuskan untuk menyusui atau tidak. Selain itu, ayah jugalah yang ikut berperan dalam menentukan bagaimana pola asuh yang akan diberikan pada bayinya nanti. Oleh karena itu, ayah juga berperan penting dalam keberhasilan ibu menyusui. Bahkan keberhasilan dan kegagalan ibu dalam menyusui  50%-nya berada di tangan ayah.
                Ayah seharusnya adalah orang pertama yang mendukung program ASI untuk bayinya. Seharusnya tidak ada kata repot, susah, atau sulit dalam memberikan gizi terbaik untuk bayi. Mungkin sampai saat ini masih ada beberapa ayah yang tidak mendukung atau bahkan melarang ibu untuk menyusui bayinya dikarenakan berbagai alasan, seperti takut payudara istrinya menjadi kendur karena menyusui, tubuh istrinya menjadi semakin gemuk karena menyusui sehingga tidak enak dipandang lagi, atau dengan mengatakan bahwa lebih praktis memberi susu formula dengan menggunakan botol susu.
Pada kenyataannya, payudara tidak akan menjadi kendur hanya karena menyusui, usialah yang menyebabkan perubahan bentuk payudara. Selain itu, menyusui juga tidak menyebabkan tubuh menjadi gemuk, justru dengan menyusui, timbunan lemak selama kehamilan akan menjadi cepat hilang karena proses menyusui. Kemudian lebih repot mana ketika harus menyiapkan botol susu, air hangat, serta perlengkapan untuk membuat susu lainnya dibandingkan dengan menyusui langsung di mana ibu hanya tinggal memberikan payudara kepada bayinya tanpa perlu menyediakan perlengkapan membuat susu. Selain itu, untuk memberikan ASi ketika sedang dalam perjalanan, dapat diatasi dengan memompa ASI sebelum bepergian. Saat ini, sudah banyak tempat umum seperti mal dan perkantoran yang menyediakan nursing room yang dapat digunakan ibu untuk menyusui atau memompa ASI.
                Pengeluaran ASI sangat dipengaruhi oleh mood ibu. Ibu harus selalu menjaga agar mood-nya tetap rileks agar dapat menyusui bayinya dengan lancar. Hal ini dikarenakan hormon oksitosin yang mempengaruhi pengeluaran ASI dapat bekerja dengan baik apabila mood ibu juga baik.Di sinilah dibutuhkan peran ayah. Ayah merupakan orang yang selalu berada di dekat ibu, sehingga ayah berperan penting dalam menentukan mood ibu. Seorang ayah yang baik yang mendukung istrinya untuk memberikan ASI kepada bayinya, akan selalu menjaga mood istrinya agar tetap baik.
                Banyak cara yang dapat ayah lakukan dalam membantu ibu memberikan ASI, salah satunya adalah dengan cara meringankan beban ibu saat mengasuh anak seperti misalnya sesekali membantu menggantikan popok bayi atau ikut bangun saat bayi menangis di tengah malam. Hal-hal kecil seperti itulah yang membuat ibu merasa senang dan merasa diperhatikan oleh ayah. Apabila ibu merasa senang, oksitosin akan bekerja dengan baik dan ASI pun akan mengalir dengan lancar.
                Jika sampai terjadi ASI tidak mengalir dengan lancar dikarenakan ibu merasa stress sehingga kerja oksitosin terhambat maka tugas ayahlah untuk membuat ibu merasa rileks lagi. Ayah dapat melakukan “pijat oksitosin” kepada ibu. Pijat ini dilakukan dengan memposisikan tubuh ibu duduk di kursi dengan tubuh menelungkup menghadap meja, buat agar ibu menjadi serileks mungkin. Setelah ibu sudah merasa rileks dengan posisinya, letakkan kepalan tangan dengan ibu jari berada sekitar 2 cm di bawah tulang atlas. Kemudian mulailah memijat dengan menggunakan kedua ibu jari di samping tulang punggung. Pijat dengan arah sejajar sampai ke tengah punggung, kemudian kembali ke atas lagi. Jika ibu sudah mulai merasa rileks, ASI yang tadinya tidak mengalir dengan lancar akan mulai menetes dari kedua payudara.
                Selain itu, tidak ada salahnya juga bagi para ayah untuk ikut mempelajari mengenai ASI dan seluk-beluknya. Seperti apa saja manfaat ASI untuk ibu dan bayinya, bagaimana produksi dan pengeluaran ASI serta apa saja yang mendukungnya, serta kelebihan-kelebihan ASI dibandingkan susu formula. Karena untuk dapat mengasuh anak dengan baik tidak hanya diperlukan peran ibu saja, tapi juga dibutuhkan peran ayah. Dengan mengetahui dan mengerti tentang seluk-beluk ASI, ayah dapat menjadi tempat ibu bertanya dan meminta pendapat jika ibu merasa bingung tentang apa yang harus dilakukan agar dapat menyusui dengan baik.
                ASI sangat baik untuk perkembangan bayi, ASI juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan bayi karena mengandung nutrisi yang seimbang dan tepat. Keberhasilan memberikan ASI eksklusif untuk bayi adalah suatu pencapaian besar bagi keluarga, terutama ibu. Oleh karena itu, diperlukan peran besar dari ayah untuk mulai memperhatikan, mempelajari, dan membantu ibu agar ASI dapat diberikan secara eksklusif untuk bayi. Apabila seorang ayah tahu betapa hebatnya manfaat ASI yang tidak dapat ditandingi oleh susu formula semahal apapun, saya yakin tidak akan ada kata repot atau susah untuk mendukung ibu sepenuhnya agar dapat memberikan ASI kepada bayinya.


-sinta-
13.05 18012012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar