Komunikasi Produktif Bersama Anya Hari 10
Akhirnya
sampai juga pada game hari ke-10 di level 1 ini. Biar lambat asal selamat 😉
Siang kemarin,
saat saya sedang makan dan Anya sedang bermain, tiba-tiba Anya berkata pada
saya bahwa ia ingin makan keju slice, sepertinya ia juga merasa lapar.
“Bu,
Anya mau makan keju slime..” Anya menyebut keju slice dengan keju slime.
“Sebentar
ya nak, ibu bentar lagi selesai nih makannya, habis ibu makan ya ibu ambilin di
kulkas..”
“Anya
mau makan sekarang bu, kejunya enak..”
“Bentaaaar
lagi nak, ibu tanggung nih sedikit lagi selesai makannya.”
“Atau
Anya yang ambil sendiri di kulkas? Anya kan udah besar, udah bisa buka kulkas
sendiri, hehehe..” Takjub saya, tiba-tiba Anya mengatakan hal yang saya tidak
sangka, bahkan saya belum pernah melihat Anya membuka kulkas sendiri.
“Ya
udah, coba Anya beneran bisa buka kulkas sendiri emangnya?”
“Bisaaa..”
Sambil berkata bisa, Anya langsung bangkit berdiri dan berjalan menuju kulkas
di dapur. Saya pun refleks tertawa melihatnya. Anya kemudian menengok ke
belakang sambil tertawa juga sambil berkata, “Ibuuuu kenapa diketawain?”
“Gapapa
kok, ibu gemes, Anya pinter alhamdulillah, barokallah ya nak. Gitu dong ya
besok-besok, kalo Anya bisa kerjain sendiri, jangan rewel, dicoba dulu, baru
minta tolong ayah ibu..”
Begitulah,
yang saya pikir, saat komunikasi produktif sudah berjalan dengan baik, maksud kita
akan tersampaikan dengan baik dan lawan bicara pun akan mengerti maksud kita,
tanpa kita banyak berkata-kata lagi.
#Hari10
#GameLevel1
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP