Komunikasi Produktif Bersama Anya Hari 4
Alhamdulillah
sudah memasuki hari ke-4 game level 1 kelas Bunsay, sudah semakin banyak yang saya
dapatkan dan pelajari dari hari ke hari.
Sore tadi,
saya dan Anya menemani suami saya bermain badminton bersama teman-teman
kantornya. Karena kebanyakan dari kami adalah perantauan di Jambi ini, jadi
olahraga badminton yang diadakan satu minggu sekali ini diajakan ajang untuk
berkumpul dan ngobrol-ngobrol, terutama untuk para istri-istrinya 😉
Saat sedang merantau, semua orang serasa menjadi saudara, betul kan? 😉
Alhamdulillah saat ini saya juga sedang mendapat amanah lagi dari Allah untuk
mengandung yang kedua kalinya. Kondisi hamil yang memasuki usia 4,5 bulan ini
mengharuskan saya untuk bolak balik ke kamar kecil. Kebetulan saat saya sedang
di kamar kecil, salah seorang teman suami memberikan kue coklat kepada Anya. Setelah
selesai dari kamar kecil, saya tanyakan pada Anya, apakah ia sudah mengucapkan
terima kasih. Dengan malu-malu dan menunduk, Anya menjawab belum. Anya memang
agak introvert dan pemalu terutama
dengan orang-orang yang baru saja dikenalnya.
“Anya
udah bilang terima kasih belum sama Tante Rika dikasih kue?”
“Belum..”
Anya menjawab sambil tersipu-sipu.
“Kalau
habis dikasih sesuatu sama orang lain, Anya harus bilang apa?”
“Terima
kasih..”
“Ya
udah kalau gitu ayo dong bilang terima kasih sama Tante Rika..”
“Aaaahh
ibuuuu.. ga mau.. sama ibu aja..” kata Anya sambil memegangi tangan saya.
“Iya,
tapi Anya yang ngomong sendiri ya.. Ibu cuma temenin aja..”
Akhirnya
Anya mau mengucapkan terima kasih walaupun dengan malu-malu. Bagi saya, yang terpenting
ia tahu kapan seharusnya mengucapkan kata terima kasih. Hanya saja ia
membutuhkan sedikit motivasi dan komunikasi produktif untuk mendorongnya agar ia
mau dan berani mengucapkan kata terima kasih kepada orang lain.
#Hari4
#GameLevel1
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar