Sabtu, 09 Desember 2017


Melatih Kemandirian Anya: Makan Sendiri (Bagian 2)


                Setelah siang tadi saya berhasil mengajak Anya makan puding sendiri, malamnya saya kembali mengajak Anya untuk makan sendiri lagi. Kali ini, saya memasak gurame goreng tepung atau yang biasa Anya sebut dengan gurame kriuk dan tumis sayuran. Semuanya adalah makanan kesukaan Anya.
Saat waktu makan tiba, saya langsung mengajak Anya untuk makan sendiri. Tentu saja saya dan suami pun ikut makan bersama Anya juga. Tujuannya tentu agar kami dapat memberi contoh bagaimana cara makan yang baik dan benar. Setelah saya pisahkan daging gurame dengan duri-durinya, saya menyodorkan piring makan kepada Anya. Kami pun mulai makan Bersama. Awalnya Anya terlihat bersemangat makan sendiri, ia menyendok nasi, ikan, dan sayurnya sedikit demi sedikit secara terpisah. Hal tersebut berlangsung selama sekitar 15 menit pertama makan. Selanjutnya saya perhatikan kecepatan makan Anya mulai menurun, sementara makanan yang ada di piring saya dan suami sudah hampir habis. Saya pun memotivasi Anya agar ia melanjutkan makannya dengan bersemangat seperti di awal tadi. Tapi sepertinya karena melihat saya dan suami sudah berhenti makan, semangat Anya untuk makan sendiri pun jadi menurun. Saya lihat Anya mulai memain-mainkan makanannya. Saya pun akhirnya turun tangan untuk membantu Anya makan, sebelum Anya mulai bosan dan malah tidak mau makan sama sekali. Saya kemudian membantu Anya makan dengan cara meletakkan nasi, ikan, dan sayur di atas sendok Anya, dan mengajak ia untuk menyuap sendiri ke mulutnya. Alhamdulillah cara itu berhasil, meskipun saya yang menyendok makanannya, tetapi Anya masih mau menyuapnya sendiri ke dalam mulutnya.
Tidak apa-apa saya pikir kalau latihan makan sendiri kali ini belum sepenuhnya berhasil. Besok kita coba lagi ya, nak. Semangaaaat!! 😊

#HariKe4
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian


Tidak ada komentar:

Posting Komentar